AS Tegas Blokir Mobil Listrik China, Ketegangan Dengan Kanada Meningkat

Amerika Serikat menegaskan tidak akan mengizinkan 49.000 mobil listrik asal China yang baru-baru ini diizinkan Kanada masuk ke pasar Amerika.

Ketegangan Dengan Kanada Meningkat

Keputusan Ottawa ini memicu kekhawatiran Washington karena bisa memperkuat dominasi China di Amerika Utara. AS menekankan perlindungan industri otomotif domestik melalui tarif dan kebijakan proteksionis.

Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang berita seputaran .

tebak skor hadiah pulsa  

Amerika Serikat Blokir Masuknya Mobil Listrik China

Amerika Serikat menegaskan tidak akan mengizinkan masuknya 49.000 mobil listrik (EV) asal China yang baru-baru ini diizinkan Kanada untuk diekspor ke negaranya. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, yang menekankan. Bahwa langkah Ottawa berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kepentingan Amerika di sektor otomotif.

Keputusan Kanada ini memicu ketegangan perdagangan baru antara kedua negara tetangga tersebut. Mengingat pada 2024 Ottawa sendiri sempat memberlakukan tarif 100% terhadap EV China, mengikuti langkah AS. Kini, Kanada memutuskan untuk tetap membuka pintu bagi mobil listrik China, meski Washington mengambil sikap lebih keras untuk melindungi industri otomotif domestiknya.

Menurut para analis, ketegangan ini menandai babak baru dalam persaingan otomotif di Amerika Utara. AS khawatir keputusan Kanada bisa memperkuat posisi China di kawasan yang selama ini menjadi pasar penting bagi mobil dan suku cadang buatan Amerika.

Langkah Kanada Bikin Washington Khawatir

Melansir Reuters, Sabtu (17/1/2026), kebijakan Kanada ini dinilai dapat memberi China peluang strategis untuk memperluas pijakan di pasar Amerika Utara. Padahal, AS justru menegaskan posisi proteksionis terhadap kendaraan dan suku cadang asal Kanada sendiri.

Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, menegaskan bahwa meski 49.000 mobil listrik itu diizinkan masuk ke Kanada, jumlahnya tidak akan langsung berdampak pada ekspor otomotif Amerika ke Kanada. “Kendaraan ini hanya akan dijual di Kanada dan tidak akan masuk ke pasar AS,” ujarnya.

Namun, Greer menilai keputusan Ottawa bermasalah karena membuka jalan bagi China untuk meningkatkan kehadirannya di pasar mobil listrik regional. Hal ini dianggap bisa mengganggu keseimbangan perdagangan dan strategi proteksi industri otomotif Amerika.

Baca Juga: 

Alasan AS Melarang Mobil Listrik China

Alasan AS Melarang Mobil Listrik China

Menurut Jamieson Greer, hampir tidak ada mobil listrik China yang dijual di Amerika Serikat karena tarif yang diberlakukan bertujuan melindungi pekerja dan konsumen domestik. Langkah proteksionis ini dianggap vital untuk menjaga stabilitas industri otomotif dalam negeri dan menghindari persaingan tidak sehat dari produsen asing.

Keputusan Kanada untuk tetap mengizinkan masuknya EV China dinilai Washington melemahkan upaya regional untuk menahan dominasi China dalam sektor otomotif. “Ini bisa menjadi preseden yang berbahaya bagi industri kami, yang selama ini berfokus pada inovasi dan perlindungan pasar domestik,” kata Greer dalam wawancara terpisah.

Selain itu, AS juga mengkhawatirkan bahwa kendaraan China bisa mengubah pola perdagangan dan memicu ketidakseimbangan di rantai pasok Amerika Utara. Hal ini menjadi perhatian utama bagi pejabat dan pelaku industri otomotif di Washington.

Dampak dan Langkah Diplomasi AS-Kanada

Ketegangan ini diprediksi akan mempengaruhi hubungan dagang antara AS dan Kanada, dua negara yang secara tradisional memiliki hubungan ekonomi sangat erat. Analis menilai bahwa kebijakan ini bisa memicu negosiasi ulang terkait tarif dan kuota kendaraan listrik di kawasan NAFTA atau USMCA.

Sementara itu, AS menegaskan akan terus memantau pergerakan mobil listrik China di Kanada dan mempertimbangkan langkah diplomasi atau perdagangan tambahan jika diperlukan. Tujuannya adalah memastikan kepentingan industri otomotif Amerika tetap terlindungi.

Pengamat industri juga menyoroti potensi dampak jangka panjang bagi konsumen dan produsen mobil di kedua negara. Kebijakan proteksi AS dan langkah Kanada membuka peluang China menunjukkan bagaimana persaingan global di sektor kendaraan listrik semakin ketat dan strategis.

Simak dan ikuti terus informasi menarik lainnya tentang berita-berita terbaru China hanya di CRAZY CHINA.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari finance.detik.com
  2. Gambar Kedua dari otomotif.katadata.co.id

Similar Posts