|

Serasa di Langit! Eskalator Terpanjang Sedunia di China Hanya Rp7.000

Di Wushan, Chongqing, eskalator luar ruangan terpanjang dunia menawarkan sensasi menembus langit, hanya dengan biaya sekitar Rp7.000 per orang.

Eskalator Terpanjang Sedunia di China Hanya Rp7.000

Di kota Wushan, Chongqing, China, berdiri eskalator luar ruangan terpanjang di dunia yang seolah membawa penumpang menembus langit. Dinamai Shennu Escalator atau Goddess Escalator, fasilitas setinggi sekitar 80 lantai ini menarik ribuan pengunjung tiap hari. Biayanya hanya sekitar Rp7.000 untuk menikmati pengalaman sensasional ini.

Di bawah ini, temukan beragam informasi menarik dan update terbaru seputar wisata serta berita eksklusif dari CRAZY CHINA.

[wbcr_snippet id=”1253″ title=”Tebak Skor”]

Rekor dan Fakta Esparator Shennu

Eskalator raksasa ini memiliki panjang lebih dari 900 meter dan berada di kota Wushan, Chongqing, sebuah kawasan pegunungan curam di Tiongkok. Sejak beroperasi pada Februari 2026, Shennu Escalator resmi menyandang status sebagai eskalator luar ruangan terpanjang dunia.

Waktu yang dibutuhkan untuk naik dari ujung ke ujung fasilitas ini sekitar 21 menit, jauh lebih cepat dibandingkan dulu saat warga harus mendaki jalur kaki yang memakan waktu sekitar satu jam. Dari ketinggian vertikalnya, eskalator ini setara dengan naik gedung bertingkat 80 lantai.

Selain sebagai sarana transportasi, Shennu Escalator menjadi salah satu ikon baru Chongqing. Fasilitas ini menghubungkan kawasan pusat kota dengan area di seberang Sungai Yangtze, sekaligus menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri yang ingin merasakan sensasi “naik ke langit” dengan cara yang modern dan nyaman.

[wbcr_snippet id=”4840″ title=”channel wa”]

[wbcr_snippet id=”4838″ title=”download”]

Pengalaman Naik “Eskalator Langit”

Bagi pengunjung, naik Shennu Escalator memberi kesan khusus karena jalurnya meliuk dan menanjak menembus lingkungan kota yang berbukit dan berbenteng pegunungan. Di kanan‑kiri, latar belakangnya adalah bangunan kota, tebing, dan aliran sungai yang memperkuat impresi seperti sedang terbang perlahan di udara.

Tak heran, banyak wisatawan mengambil foto dan video selama perjalanan. Dari ketinggian, pemandangan kota Wushan, Sungai Yangtze, dan barisan pegunungan tampak menyebar di bawah kaki. Dengan durasi 21 menit, perjalanan justru dijadikan momen untuk menikmati panorama, sekaligus mengukur betapa besar ukuran eskalator ini.

Untuk naik fasilitas ini, pengunjung cukup membayar sekitar USD 0,43 atau setara Rp7.000. Tarif tersebut dinilai sangat murah untuk waktu tempuh yang jauh lebih singkat. Pengalaman visual yang luar biasa membuat eskalator ini menjadi destinasi wisata sekaligus sarana mobilitas warga kota.

Baca Juga: Hormuz Ditutup Iran! China Langsung Tuduh AS & Israel, Kenapa?

Peran Esparator Untuk Masyarakat Lokal

 Peran Esparator Untuk Masyarakat Lokal

Selain sebagai destinasi wisata, Shennu Escalator memainkan peran vital dalam kehidupan warga Wushan. Dengan kondisi kota yang berbukit dan jalanan menanjak, fasilitas ini sangat membantu warga yang biasanya kesulitan menembus kawasan tinggi dengan jalan kaki, terutama lansia dan anak‑anak.

Eskalator ini mengintegrasikan 21 eskalator, beberapa lift, jalur jalan berjalan, jembatan pejalan kaki, dan jalur penyeberangan, sehingga menjadi sistem transportasi vertikal terpadu. Integrasi ini mempermudah pergerakan penduduk antara kawasan kota bawah dan kawasan permukiman atau komersial yang berada di ketinggian.

Pada masa‑masa padat seperti Festival Musim Semi, penggunaan eskalator bisa menembus hingga sekitar 450 ribu orang. Jumlah ini jauh melampaui rata‑rata harian sekitar 9.000 orang. Hal ini menunjukkan bahwa Shennu Escalator tidak hanya menjadi sensasi touring, tetapi juga bagian penting dari infrastruktur publik di kota pegunungan.

Pesan Di Balik Inovasi Transportasi

Eskalator terpanjang sedunia ini juga menjadi simbol kreativitas China dalam memadukan transportasi fungsional dengan daya tarik wisata. Alih‑alih membangun jalan baru yang menanjak, pemerintah setempat memilih solusi vertikal yang menghemat lahan, tenaga, dan waktu, sekaligus menawarkan pengalaman unik kepada pengunjung kota.

Bagi industri pariwisata, keberadaan fasilitas seperti Shennu Escalator bisa menjadi inspirasi kota‑kota berbukit lain untuk membuat solusi transportasi yang inovatif. Namun, di tengah kagum terhadap teknologi raksasa, juga perlu diperhatikan aspek keberlanjutan, efisiensi energi, dan kenyamanan pengguna jangka panjang.

Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi seolah naik ke langit tanpa pesawat, Chongqing melalui Shennu Escalator menawarkan pengalaman unik dengan harga terjangkau. Hanya sekitar Rp7.000, kamu bisa merasakan bagaimana teknologi kota modern membawa manusia menyusuri horizon kota, satu langkah kecil, satu lantai ke langit setiap detiknya.

Ikuti terus berbagai informasi menarik seputar berita terkini, wisata, dan teknologi China, eksklusif hanya di CRAZY CHINA.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari travel.detik.com
  • Gambar Kedua dari koranmanado.co.id

Similar Posts