|

Mengejutkan! ‘Jiuzhang 4.0’ Dari China Pecahkan Rekor Komputasi Kuantum Global

Para ilmuwan China kembali menarik perhatian dunia teknologi setelah berhasil mengembangkan prototipe komputasi kuantum terbaru bernama “Jiuzhang 4.0”.

‘Jiuzhang 4.0’ Dari China Pecahkan Rekor Komputasi Kuantum Global

Sistem ini diklaim mampu mencetak rekor baru dalam bidang komputasi kuantum optik dan menunjukkan lonjakan signifikan dalam kemampuan pemrosesan informasi berbasis cahaya. Terobosan ini diumumkan berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Nature.

Di bawah ini, temukan beragam informasi menarik dan update terbaru seputar wisata serta berita eksklusif dari CRAZY CHINA.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Terobosan Baru Dari Tim Ilmuwan China

Para peneliti dari Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China (USTC) berhasil mengembangkan Jiuzhang 4.0 sebagai versi terbaru dari seri komputer kuantum fotonik. Sistem ini merupakan pengembangan lanjutan dari versi sebelumnya yang telah mencatat berbagai rekor dunia di bidang komputasi kuantum.

Dalam pengembangannya, tim ilmuwan berhasil meningkatkan kemampuan pemrosesan sistem secara signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Jiuzhang 4.0 dirancang untuk menangani eksperimen Gaussian boson sampling yang jauh lebih kompleks dan berskala besar.

Terobosan ini menjadi bukti bahwa penelitian komputasi kuantum di China terus berkembang pesat. Bahkan, hasilnya telah menempatkan negara tersebut di garis depan dalam persaingan teknologi kuantum global.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Rekor Baru Dalam Komputasi Fotonik

Jiuzhang 4.0 mencatat rekor dunia baru dalam teknologi informasi kuantum optik dengan kemampuan memproses hingga ribuan keadaan kuantum foton. Sistem ini menunjukkan peningkatan besar dibandingkan versi sebelumnya yang hanya mampu menangani ratusan foton.

Dalam eksperimen yang dilakukan, para peneliti berhasil memanipulasi dan mendeteksi hingga sekitar 3.050 foton. Angka ini menunjukkan lonjakan besar dibandingkan Jiuzhang 3.0 yang sebelumnya hanya mencapai sekitar 255 foton.

Peningkatan tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam stabilitas dan efisiensi sistem fotonik. Hal ini juga memperkuat posisi Jiuzhang sebagai salah satu platform komputasi kuantum paling maju di dunia saat ini.

Baca Juga: China Tantang Dunia! Platform AI Pendidikan Global Resmi Diluncurkan

Performa Jauh Melampaui Superkomputer

 Performa Jauh Melampaui Superkomputer

Menurut studi yang dipublikasikan, Jiuzhang 4.0 mampu menyelesaikan perhitungan Gaussian boson sampling dengan kecepatan yang sangat tinggi. Proses yang dilakukan sistem ini diklaim jauh melampaui kemampuan superkomputer konvensional.

Dalam perbandingan teoritis, tugas yang diselesaikan Jiuzhang 4.0 akan membutuhkan waktu sangat lama bagi superkomputer paling canggih di dunia untuk menyelesaikannya. Perbedaan kecepatan ini menunjukkan adanya “quantum advantage” yang sangat signifikan.

Para peneliti menegaskan bahwa keunggulan ini menunjukkan potensi besar komputasi kuantum dalam menyelesaikan masalah kompleks. Namun, teknologi ini masih berada pada tahap eksperimen dan belum digunakan untuk aplikasi komersial luas.

Langkah Besar Menuju Masa Depan Teknologi Kuantum

Pengembangan Jiuzhang 4.0 menjadi bagian dari upaya jangka panjang China dalam memperkuat posisi di bidang teknologi kuantum global. Program ini merupakan kelanjutan dari seri Jiuzhang yang terus mengalami peningkatan kemampuan sejak pertama kali diperkenalkan.

Para ilmuwan menyebut bahwa setiap generasi baru dari sistem ini membawa peningkatan signifikan dalam kapasitas dan akurasi perhitungan. Hal ini menunjukkan konsistensi riset yang kuat dalam pengembangan teknologi berbasis foton.

Keberhasilan ini juga membuka peluang baru untuk pengembangan teknologi masa depan, termasuk komunikasi kuantum dan pemrosesan data ultra-cepat. Meski demikian, para ahli menilai masih diperlukan waktu untuk membawa teknologi ini ke tahap aplikasi praktis.

Ikuti terus berbagai informasi menarik seputar berita terkini, wisata, dan teknologi China, eksklusif hanya di CRAZY CHINA.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari antaranews.com
  • Gambar Kedua dari antaranews.com

Similar Posts