|

GILA! Gedung 26 Lantai di China Rampung Cuma 5 Hari, Ini Faktanya

Fenomena pembangunan gedung super cepat kembali mengejutkan dunia setelah perusahaan China menyelesaikan gedung 26 lantai hanya dalam lima hari.

Gedung 26 Lantai di China Rampung Cuma 5 Hari

Proyek pembangunan gedung ini menjadi sorotan global karena kecepatan pengerjaannya dianggap tidak lazim dalam industri konstruksi modern yang biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Metode yang digunakan pun memicu banyak perdebatan di kalangan ahli bangunan.

Di bawah ini, temukan beragam informasi menarik dan update terbaru seputar wisata serta berita eksklusif dari CRAZY CHINA.

[wbcr_snippet id=”1253″ title=”Tebak Skor”]

Proyek Dimulai dan Selesai Dalam Waktu Singkat

Proyek gedung 26 lantai ini dikerjakan oleh perusahaan konstruksi Broad Group Holon yang berbasis di Provinsi Hunan, China. Pembangunan dimulai pada 7 Januari 2024 dan selesai hanya dalam lima hari, tepatnya pada 11 Januari 2024.

Gedung tersebut dikenal dengan nama Jingdu Holon dan memiliki luas sekitar 14.000 meter persegi. Setiap lantainya terdiri dari delapan unit apartemen dengan desain yang sudah dirakit terlebih dahulu di pabrik. Sistem ini membuat proses di lokasi hanya tinggal penyusunan modul.

Kecepatan pembangunan ini membuat publik tercengang karena biasanya gedung tinggi membutuhkan waktu bertahun-tahun. Namun, perusahaan ini mengklaim bahwa metode modular mampu memangkas waktu secara drastis tanpa mengorbankan kualitas struktur bangunan.

[wbcr_snippet id=”4840″ title=”channel wa”]

[wbcr_snippet id=”4838″ title=”download”]

Fasilitas dan Teknologi Bangunan

Gedung ini tidak hanya cepat dibangun, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur modern. Dinding eksterior dirancang untuk meredam kebisingan sekaligus menjaga suhu ruangan tetap stabil, baik saat musim dingin maupun panas ekstrem.

Jendela gedung menggunakan lapisan khusus yang mampu mengurangi panas matahari, sehingga penggunaan pendingin ruangan bisa ditekan hingga tingkat yang jauh lebih hemat energi dibanding bangunan konvensional.

Selain itu, gedung ini juga dilengkapi empat lift untuk memudahkan mobilitas penghuni. Bahkan seluruh unit apartemen sudah dalam kondisi fully furnished, sehingga langsung bisa dihuni tanpa perlu renovasi tambahan.

Baca Juga: Mengejutkan! ‘Jiuzhang 4.0’ Dari China Pecahkan Rekor Komputasi Kuantum Global

Teknologi Modular Jadi Kunci Kecepatan

 Teknologi Modular Jadi Kunci Kecepatan

Rahasia utama di balik pembangunan super cepat ini adalah penggunaan teknologi modular. Seluruh bagian gedung, mulai dari struktur hingga instalasi listrik dan ventilasi, sudah diproduksi di pabrik sebelum dibawa ke lokasi proyek.

Setelah semua komponen siap, proses di lapangan hanya berupa perakitan seperti menyusun balok raksasa. Dengan metode ini, risiko keterlambatan akibat cuaca atau kendala teknis di lokasi dapat diminimalkan secara signifikan.

Selain mempercepat waktu pembangunan, sistem modular juga dinilai lebih efisien dari sisi tenaga kerja. Jumlah pekerja di lokasi proyek menjadi lebih sedikit karena sebagian besar pekerjaan dilakukan di fasilitas produksi tertutup.

Bisa Dibongkar Seperti Lego

Salah satu klaim paling mengejutkan dari proyek ini adalah kemampuannya untuk dibongkar dan dipindahkan. Struktur gedung dirancang agar dapat dilepas seperti susunan Lego jika suatu saat diperlukan relokasi.

Material yang digunakan juga diklaim sangat tahan lama, bahkan perusahaan menyebut bangunan dapat bertahan hingga lebih dari 1.000 tahun. Selain itu, struktur baja yang digunakan disebut lebih kuat dibanding beton konvensional.

Meski terlihat futuristik, konsep ini tetap memicu diskusi di kalangan ahli konstruksi. Banyak yang menilai teknologi ini berpotensi menjadi masa depan pembangunan perkotaan, tetapi tetap perlu pengujian lebih lanjut dalam jangka panjang.

Proyek Serupa Sudah Pernah Dilakukan

Ini bukan pertama kalinya perusahaan tersebut mencetak rekor pembangunan super cepat. Sebelumnya, mereka juga pernah membangun gedung apartemen 11 lantai hanya dalam waktu sekitar 28 jam 45 menit.

Proyek-proyek sebelumnya menunjukkan bahwa metode modular bukan sekadar eksperimen, melainkan strategi konstruksi yang terus dikembangkan. Bahkan beberapa bangunan mereka sudah digunakan dan dihuni masyarakat.

Dengan keberhasilan ini, China kembali menunjukkan dominasinya dalam inovasi teknologi konstruksi. Namun, dunia masih terus mengamati apakah metode ini bisa diterapkan secara luas di berbagai negara dengan standar keselamatan yang sama ketatnya.

Ikuti terus berbagai informasi menarik seputar berita terkini, wisata, dan teknologi China, eksklusif hanya di CRAZY CHINA.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari house.world

Similar Posts