Reaksi China Atas Pengambilalihan Startup Rp33 Triliun Oleh Amerika

China memberikan reaksi tegas setelah Amerika berhasil mengambil alih startup senilai Rp 33 triliun, memicu ketegangan politik global serius.

Reaksi China Atas Pengambilalihan Startup Rp33 Triliun Oleh Amerika

​Raksasa teknologi Amerika Serikat, Meta, baru-baru ini mengakuisisi startup kecerdasan buatan (AI) bernama Manus dengan nilai fantastis, lebih dari US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun.​

Berikut ini, akan memicu reaksi keras dari China, yang kini berencana melakukan investigasi menyeluruh.

tebak skor hadiah pulsa  

Meta Akuisisi Manus, China Geram

Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, telah merampungkan akuisisi Manus bulan lalu. Startup ini, yang awalnya berbasis di China dengan nama Butterfly Effect (Monica.Im), kini beroperasi dari Singapura. Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi Meta untuk mengintegrasikan otomatisasi canggih ke dalam produk konsumen dan bisnisnya.

Nilai kesepakatan yang dilaporkan mencapai lebih dari US$2 miliar ini menarik perhatian dunia, terutama Beijing. Sumber dari Wall Street Journal mengindikasikan bahwa transaksi ini signifikan, menunjukkan komitmen Meta dalam memperkuat kapabilitas AI-nya.

Namun, Kementerian Perdagangan China tidak tinggal diam. Mereka mengumumkan akan melakukan penilaian dan penyelidikan mendalam terhadap akuisisi ini. Fokus utama investigasi adalah kepatuhan transaksi terhadap undang-undang pengendalian ekspor, impor/ekspor teknologi, dan regulasi investasi luar negeri China.

Manus, Bintang Baru Di Arena AI

Manus bukan startup biasa. Startup ini dikenal sebagai “DeepSeek berikutnya” karena kemampuannya menyediakan agen AI canggih. Agen-agen ini berfungsi untuk riset pasar, coding, dan analisis data, menunjukkan potensi besar dalam lanskap AI.

Lebih mengesankan lagi, Manus berhasil mencatat pendapatan berulang tahunan (ARR) lebih dari US$100 juta. Pencapaian ini diraih hanya delapan bulan setelah peluncuran produk pertamanya, sebuah indikator pertumbuhan yang sangat pesat dan daya tarik inovasinya.

Keberhasilan Manus ini menunjukkan mengapa Meta begitu tertarik untuk mengakuisisinya. Kemampuan AI yang ditawarkan Manus dapat memberikan dorongan signifikan bagi Meta dalam persaingannya dengan pemain AI lainnya.

Baca Juga: China Menggila! Serangan Siber Skala Penuh Mengguncang Amerika!

Analisis Reaksi China, Aset Strategis Dan Kekuatan Negosiasi

Analisis Reaksi China, Aset Strategis Dan Kekuatan Negosiasi

Para pengamat menilai bahwa penyelidikan China ini mengirimkan pesan yang jelas. Negara Tirai Bambu ini memandang agen AI canggih dan teknologi terkait sebagai aset strategis yang harus dilindungi. Ini bukan sekadar transaksi bisnis biasa di mata Beijing.

Nick Patience, AI Lead The Futurum Group, berpendapat bahwa hasil paling mungkin dari investigasi ini adalah proses persetujuan yang lebih panjang. Ada kemungkinan juga adanya kondisi penggunaan teknologi Manus yang dikembangkan di China. Ini bukan pemblokiran total, tetapi ancaman tindakan lebih ketat memberikan Beijing kekuatan negosiasi dalam akuisisi besar ini.

Sikap China ini mencerminkan kekhawatiran global terhadap dominasi teknologi dan kontrol atas inovasi AI. Beijing berupaya melindungi kepentingannya dan memastikan bahwa teknologi kunci tidak sepenuhnya berpindah tangan ke pihak asing tanpa pengawasan ketat.

Perang AI Dan Ambisi Meta

Akuisisi Manus dilakukan saat Meta mengalokasikan miliaran dolar untuk mengembangkan kemampuan AI-nya secara agresif. Perusahaan ini menghadapi persaingan ketat dari raksasa seperti OpenAI dan Google, yang juga berlomba-lomba dalam inovasi AI.

Sebelumnya, Meta telah melakukan investasi besar lainnya di sektor AI. Pada Juni, mereka menginvestasikan US$14,3 miliar untuk mengambil 49% saham di startup AI Scale AI, bahkan membawa pendiri dan CEO-nya ke tim kepemimpinan. Kemudian pada Desember, Meta juga mengakuisisi Limitless, startup AI wearable.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, bahkan dilaporkan memprioritaskan tim GenAI yang lebih fokus pada produk. Tujuannya adalah untuk mempercepat kemajuan Meta dalam AI dan meningkatkan keluarga model AI Llama-nya, menunjukkan ambisi besar di bidang ini.

Simak dan ikuti terus informasi menarik lainnya tentang berita-berita terbaru China hanya di CRAZY CHINA.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari cnbcindonesia.com
  • Gambar Kedua dari money.kompas.com

Similar Posts