Viral! China Larang Digital Human Yang Bisa Bikin Anak Kecanduan

China melarang penggunaan digital human yang berpotensi membuat anak-anak kecanduan, sebagai langkah tegas mengatur AI mirip manusia secara resmi.

China Larang Digital Human Yang Bisa Bikin Anak Kecanduan

China merancang aturan baru untuk mengatur penggunaan digital human atau AI mirip manusia. Cyberspace Administration of China memperketat pengawasan layanan yang bisa membuat pengguna, terutama anak-anak, kecanduan, menandai manusia virtual sebagai isu strategis keamanan siber dan kepentingan publik.

Di bawah ini, temukan beragam informasi menarik dan update terbaru seputar wisata serta berita eksklusif dari CRAZY CHINA.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Aturan Baru Digital Human di China

Dalam rancangan regulasi terbaru, pemerintah China mewajibkan setiap konten yang menampilkan digital human untuk diberi label jelas bertuliskan “digital human”. Langkah ini dimaksudkan agar pengguna tidak salah paham bahwa mereka sedang berinteraksi dengan manusia sungguhan, melainkan dengan sosok virtual berbasis kecerdasan buatan.

Regulator juga menekankan bahwa semua layanan berbasis AI yang meniru kepribadian, pola pikir, dan gaya komunikasi manusia masuk dalam ruang lingkup pengawasan ini. Aturan berlaku bagi produk dan layanan publik yang beroperasi di internet, termasuk aplikasi chat, live streaming, dan fitur hiburan berbasis karakter virtual.

Penegakan aturan ini menegaskan bahwa pengelolaan digital human bukan lagi sekadar urusan industri teknologi, melainkan isu kebijakan publik. Otoritas siber menyebut pembatasan ini berkaitan dengan perlindungan keamanan ruang siber, serta kesejahteraan mental dan psikologis pengguna, terutama kelompok rentan seperti anak dan remaja.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Perlindungan Khusus Untuk Anak di Bawah 18

Salah satu poin paling menonjol dalam rancangan regulasi adalah larangan layanan digital human yang berpotensi memicu kecanduan, khususnya bagi anak di bawah 18 tahun. Pemerintah mengkhawatirkan skenario interaksi virtual yang berlebihan hingga menyerupai hubungan intim emosional, sebab hal ini bisa menimbulkan ketergantungan secara psikologis.

Regulator juga melarang digital human digunakan untuk memberikan “hubungan intim virtual” kepada pengguna yang masih di bawah usia 18 tahun. Langkah ini selaras dengan kebijakan China sebelumnya yang ketat menangani kecanduan game, gadget, dan layanan digital lain yang berisiko mengganggu kesehatan mental dan keseimbangan hidup anak.

Bagi perusahaan penyedia layanan, aturan ini menjadi batas tegas agar tidak memanfaatkan rentang usia remaja untuk menggenjot keterlibatan pengguna. Digital human yang dirancang untuk bersikap terlalu personal, melekat secara emosional, atau menimbulkan kecanduan interaksi berulang akan dilarang atau dikenai sanksi jika melanggar ketentuan.

Baca Juga: Inovasi Gila! China Buat Software Drone Dari Bambu Pertama di Dunia

Teknis Pencantuman Label dan Pengawasan

 Teknis Pencantuman Label dan Pengawasan

Otoritas menetapkan bahwa label “digital human” harus ditampilkan secara jelas dan prominent pada setiap tampilan konten. Tujuannya agar pengguna sejak awal tahu bahwa mereka berada dalam interaksi virtual, bukan dengan individu nyata. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko penipuan dan manipulasi emosional.

Selain label, pengguna juga harus diberi pemberitahuan berulang selama sesi berlangsung, terutama jika sistem mendeteksi tanda‑tanda ketergantungan berlebihan, seperti durasi interaksi yang terlalu panjang atau pola penggunaan yang tidak sehat. Pendekatan ini menekankan transparansi dan tanggung jawab etis pengembang AI.

Pengawasan dijalankan melalui mekanisme online yang diperkuat dengan laporan pengguna dan audit pihak regulator. Perusahaan yang melanggar ketentuan bisa dikenai sanksi, termasuk pembatasan layanan, peringatan publik, hingga pencabutan izin operasional. Hal ini mengikuti pola pengawasan serupa di sektor lain di China.

Dampak di Industri AI dan Global

Aturan ketat untuk digital human ini berdampak besar pada industri teknologi dan kreatif di China. Pengembang aplikasi, platform hiburan, hingga layanan pelanggan berbasis AI harus menata ulang desain produknya agar tidak menimbulkan kecanduan. Mereka juga wajib memenuhi kewajiban pelabelan.

Bagi negara lain, kebijakan China bisa menjadi referensi sekaligus peringatan. Keberadaan manusia virtual dan AI interaktif bukan hanya masalah teknis, tetapi juga sosial‑etis. Pola pembatasan digital human untuk melindungi anak mungkin menjadi model yang diadaptasi atau dibahas dalam forum regulasi kecerdasan buatan skala global.

Di tengah pesatnya perkembangan AI, China kembali menunjukkan bahwa kebijakan protektif terhadap anak adalah prioritas utama. Dengan melarang layanan digital human yang berpotensi memicu kecanduan, negeri ini berupaya menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi. Langkah ini juga bertujuan melindungi kesehatan mental generasi muda di era virtual.

Ikuti terus berbagai informasi menarik seputar berita terkini, wisata, dan teknologi China, eksklusif hanya di CRAZY CHINA.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari inet.detik.com
  • Gambar Kedua dari 123berita.com

Similar Posts