China Bikin Heboh Dunia Lagi! Inovasi Menakjubkan Ini Jadi Sorotan
Video viral drone pengantar makanan mendarat di Tembok Besar China pecahkan rekor 5 juta penayangan dalam 48 jam.

Layanan inovatif perusahaan Meituan ini antar makanan, minuman, hingga obat-obatan ke menara pengawas dengan ongkir hanya 4 yuan (Rp 10.000). Waktu tempuh dipangkas dari 50 menit jalan kaki curam jadi 5 menit penerbangan otomatis, solusi cerdas atasi tantangan logistik di situs warisan dunia UNESCO yang dikunjungi 10 juta turis/tahun.
Di bawah ini, temukan beragam informasi menarik dan update terbaru seputar wisata serta berita eksklusif dari CRAZY CHINA.
Viralnya Video Drone Mendarat di Menara Pengawas
Rekaman amatir wisatawan asing menunjukkan drone putih modern mendarat mulus di landing pad khusus menara Tembok Besar bagian Badaling. Kotak makanan panas lengkap es teh tarik, mie goreng, dan tisu turun perlahan, sambut sorak sorai 20 turis capek mendaki 1.000 anak tangga.
Video berdurasi 15 detik raih 161.000 suka, 45.000 komentar di Douyin dan X, netizen global kagum teknologi China 2026. “Futuristik banget, pesan nasi goreng langsung dari langit di puncak dunia!” komentar pengguna Indonesia @BudiTech paling banyak like 12.000.
Layanan resmi beroperasi sejak Agustus 2024 di segmen Badaling, zona wisata tersibuk Tembok Besar Beijing dengan 4 juta pengunjung tahunan. Pemesanan via aplikasi Meituan, konfirmasi GPS otomatis pilih rute tercepat hindari zona terlarang dan helikopter turis.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Teknologi dan Kapasitas Drone Meituan
Drone Meituan punya kapasitas angkut 2,3 kg per penerbangan, cukup antar dua porsi mie instan, hamburger, es teh, plus obat paracetamol. Dilengkapi sensor anti-kolisi 360°, kamera thermal malam hari, tahan angin 12 m/s dan hujan ringan level 3.
Proses operasional, makanan diambil dari restoran terdekat radius 3 km, ditimbang di rooftop hotel basecamp, dikemas kedap udara tahan 40°C. Operator pasang ke drone via kait magnetik 3 detik, lepas landas otomatis menuju koordinat menara dengan akurasi 10 cm.
Setelah pengiriman, drone ambil sampah plastik balik ke pusat daur ulang otomatis. Sistem AI optimalkan 30+ jalur tetap, hemat energi 40% dibanding helikopter mini, baterai lithium 30 menit terbang 15 km. Sertifikasi AVIC pastikan safety tingkat militer China.
Baca Juga: GILA! China Puji Negara Yang Blokir Pesawat Presiden Taiwan
Biaya Terjangkau dan Operasional Harian

Ongkir 4 yuan (Rp 10.000) sama pengiriman ojek biasa Meituan, jauh lebih murah dibanding helikopter charter Rp 500.000 atau porter manusia Rp 50.000. Layanan aktif 10.00–16.00 WIB saat peak hour wisata, batas 100 pesanan/hari via QR code menara.
Tahap awal 2024 sempat gratis uji coba 1.000 penerbangan, kini stabil untungkan 5.000 turis harian Badaling. Penjaga menara ambil paket dari drone landing pad, scan QR code konfirmasi, kirim notifikasi “pesanan sampai” plus rating layanan 1-5 bintang.
Yan Yan, Direktur Publik Drone Meituan, bilang inovasi ini selamatkan 500 turis dehidrasi dan hipotermia per musim. “50 menit jalan kaki curam jadi 5 menit terbang, obat panas dalam genggaman saat emergency!” klaimnya ke CCTV National News.
Dampak Global dan Prospek Masa Depan
Layanan ini jadi drone delivery komersial pertama Beijing, pemicu kompetisi raksasa teknologi China. EHang, JD.com, SF Express ikut kembangkan rute Tembok Besar, Huanghuacheng, Mutianyu dan 50 situs wisata 5A lainnya mulai Q3 2026.
Turis asing seperti Karolina Trzcianska (Polandia) bilang pengalaman tak terlupakan. “Makanan turun dari langit di puncak Tembok Besar, lebih dari kenyamanan – ini pengalaman masa depan abad 21!” posting Instagramnya viral 2 juta views.
Prospek 2026, perluas ke 10 situs UNESCO China, integrasi AI prediksi pesanan berdasarkan cuaca, traffic turis, dan pola lapar. Pemerintah China targetkan 1.000 drone wisata 2027, ekspor teknologi ke Thailand, Vietnam, Indonesia 20 negara Asia Tenggara.
Ikuti terus berbagai informasi menarik seputar berita terkini, wisata, dan teknologi China, eksklusif hanya di CRAZY CHINA.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari tekno.kompas.com
- Gambar Kedua dari tekno.kompas.com